Selasa, 30 November 2010

ufo [lengkap]

Beberapa kisah yang diungkap di sini sangat dramatis, dan nyaris sulit dipercaya karena seperti kisah-kisah alien dalam film-film Hollywood. Bayangkan, pernahkah anda membayangkan bahwa pernah suatu ketika terjadi pertempuran antara alien dan tentara penyelam Uni Soviet di Danau Baikal, danau air tawar terbesar dan terdalam di dunia, yang berada di wilayah Rusia. Ini kisah nyata loh, bukan fiksi. Terjadi tahun 1982.
Pertempuran itu berakhir dengan tewasnya tiga penyelam tentara, empat luka parah, sedang alien konon berhasil meloloskan diri. Kisah menghebohkan lainnya terjadi pada 1996, sejumlah alien terdampar di kota Varginha, Brasil. Makhluk aneh ini—kepala besar, mata merah dan besar, berbadan tipis– konon kelihatan lemah dan sakit. 
6. Children inspect a model of an alien on display inside  
International UFO Museum & Research Centre, Roswell, New Mexico
6. Children inspect a model of an alien on display inside International UFO Museum & Research Centre, Roswell, New Mexico
Dua hari kemudian, beberapa dari alien ini tergeletak mati di jalan. Kisah ini sangat menghebohkan, namun pemerintah Brasil kala itu membantah keras. Padahal ada saksi mata dari kejadian itu. Kisah lain yang juga seru adalah ‘penyerbuan’ 21 UFO ke wilayah udara Brasil sehingga mengacaukan lalu lintas udara.
Akibatnya Brasil mengerahkan pesawat tempurnya untuk memburu kelompok UFO itu. Insiden ini diakui oleh Menteri Pertahanan Udara Brasil Brigadir Octavio Moreira, dua decade kemudian. 
Sikap Brasil terhadap fenomena UFO ini memang agak berbeda dengan Negara lainnya. Brasil adalah Negara pertama di dunia yang secara resmi dan terbuka mengakui realitas fenomena UFO, juga Negara pertama yang melakukan penelitian terhadap UFO secara terbuka. 



Seperti kita tahu, kasus penampakan UFO terjadi di banyak Negara di dunia. Namun berkat TV dan Film, banyak orang percaya bahwa Aliens mengunjungi Amerika Serikat hampir secara eksklusif, tentu saja anggapan ini tidak benar. Karena UFO menampakan diri di seluruh dunia, bahkan ke negeri-negeri kecil atau kawasan yang sebelumnya kurang dikenal dunia. Meskipun, memang, dalam hal kuantitas jumlah penampakan UFO di negeri Paman Sam itu, berada di urutan teratas, alias terbanyak dibanding Negara lain.
Ilustrasi penculikan Travis Walton oleh Alien
Ilustrasi penculikan Travis Walton oleh Alien
Bahkan dari Amerikan juga muncuk kisah-kisah dramatis tentang penculikan manusia oleh makhluk asing. Mungkin itu sebabnya muncul ungkapan nakal bahwa Amerika merupakan ‘tempat berlibur’ favorit UFO di bumi.
Berikut ini adalah 10 negara yang termasuk menonjol dalam hal pelaporan UFO dan kualitas kasusnya. Di antara negera tersebut, ternyata nama Indonesia masuk di urutan ke-10. UFO rupanya senang berkunjung ke Indonesia, meski secara kualitas kasus relative tidak terlalu menonjol. Salah satu yang ‘agak’ menarik adalah cerita munculnya UFO sebelum tsunami pada 2004 lalu. 
1.Amerika
Nah, Negara super power ini berada di urutan pertama karena menjadi tempat paling sering (terbanyak) dikunjungi UFO dibanding Negara lain di seluruh dunia. Ada ratusan penampakan UFO dilaporkan setiap tahunnya. Karenanya ada sebutan ‘nakal’ untuk hal ini yakni Amerika Serikat adalah tempat ‘berlibur’ utama UFO di dunia. Bukan itu saja, Amerika Serikat juga memegang rekor jumlah pelaporan kasus penculikan manusia oleh makhluk asing (alien). 
Salah satu kisah penculikan terkenal adalah kisah Travis Walton. Travis adalah seorang penebang kayu di daerah Arizona. Ia mengaku diculik oleh benda asing tak dikenal. Benda tersebut terbang di angkasa dan melumpuhkannya dengan menyorotkan cahaya. Setelah mengalami pengalaman aneh itu, Walton menulis sebuah buku berjudul The Walton Experience (Pengalaman Walton). Buku tersebut diangkat menjadi sebuah film dengan judul Fire in the Sky.
Travis Walton, potret 1975. Penebang kayu asal Arizona ini mengaku
  diculik alien
Travis Walton, potret 1975. Penebang kayu asal Arizona ini mengaku diculik alien
Ada pendapat yang mengatakan bahwa korban penculikan diajak ke dimensi yang berbeda dengan dimensi manusia, karena dalam suatu kasus penculikan korban merasa diculik pada jam 09.00 dan dikembalikan pukul 09.00 pula, padahal ia merasa diculik berjam-jam. Menurut peneliti BETA, ini adalah kemungkinan pemindahan dimensi, dimana waktu dalam dimensi lain berbeda dengan waktu dalam dimensi manusia.
Kasus lain yang juga menarik dan juga popular adalah penampakan pada Maret 1997. Dikatakan menarik, bukan hanya kejadiannya saja tapi juga jumlah saksi mata yang mencapai ribuan orang. Malah disebut 10 persen penduduk Arizona menyaksikan pemandangan langka ini. Para saksi mata ini menyebut mereka melihat pesawat berformasi segitiga atau “V” terbang di atas kota Phoenix, Arizona, pada malam 13 Maret 1997.
saksi mata ini menyebut mereka melihat pesawat berformasi segitiga
  atau “V” terbang di atas kota Phoenix, Arizona, pada malam 13 Maret  
1997
saksi mata ini menyebut mereka melihat pesawat berformasi segitiga atau “V” terbang di atas kota Phoenix, Arizona, pada malam 13 Maret 1997
Tapi ‘Insiden Roswell’ mendapat catatan tersendiri dalam sejarah UFO dunia. Wikipedia menyebutkan pada tanggal 4 Juli 1947, ditemukan serpihan piring terbang di sebuah kawasan peternakan di kota Roswell, New Mexico, setelah badai menerjang. Konon, bersama piring terbang itu juga ditemukan empat alien, makhluk aneh berkepala besar dengan badan berwarna abu-abu. (Kabarnya, 2 alien itu mati, 1 lari kemudian mati ditembak, 1 sekarat kemudian mati)
Ketika laporan jatuhnya piring terbang itu disampaikan, tim angkatan udara AS datang dan langsung mengangkat serpihan pesawat angkasa beserta empat alien itu. Komandan di pangkalan Angkatan Udara Roswell mengatakan pada wartawan, ada cakram terbang yang ditemukan di tempat itu. Pernyataan tersebut diperkuat oleh Grady Barnett dan tim arkeologinya. 
Namun empat hari kemudian muncul bantahan bahwa serpihan itu bukan pesawat angkasa, melainkan balon cuaca. Ketika itu memang informasi soal UFO belum seterbuka sekarang, malah ada kesan menutupi. Penyelidikan tentang UFO masih menjadi rahasia Negara. Setelah kejadian itulah, muncul istilah ‘UFO’ (Unidentified Flying Object) menggantikan istilah ‘piring terbang’, oleh Kapten Edward J. Ruppelt, pada 1952.
2.Brasil
Brasil berada di urutan kedua. Bukan hanya karena banyaknya kasus penampakan UFO di wilayahnya, tapi juga ‘kualitas’ dari kasus-kasus itu yang sungguh mencengangkan. Kalau sebagian dari kita hanya menyaksikan ‘penyerbuan alien’ ke bumi hanya dalam film-film Hollywood, atau menyaksikan bagaimana UFO menyerang penduduk dengan sinar laser pesawatnya hanya dalam film, tapi ternyata kejadian itu, konon, benar-benar terjadi di sana. 
Nggak percaya, kan?? Kejadian-kejadian seperti itu seperti tidak masuk akal. Mungkin anda juga tak pernah tahu kalau kasus-kasus penampakan UFO di negeri ini, beberapa di antaranya malah menimbulkan korban. Mungkin mirip seperti di Rusia di mana tiga orang tewas saat berkelahi dengan alien.
Malah di Brasil, kehadiran alien ini kemudian dihubungkan dengan pemunculan Chupacabre, makluk aneh dengan duri di leher hingga pangkal ekor. Chupacabre ini kerap juga disebut ‘kambing penghisap darah’ yang nyaris seperti mitos, tapi di masa modern seperti sekarang, pemunculan makhluk aneh itu beberapa kali dilaporkan. 
UFO di atas Trinidade Island, Brazil in May 1958
UFO di atas Trinidade Island, Brazil in May 1958
Salah satu kasus UFO yang menggerkan adalah seorang penduduk yang tanpa sengaja memergoki makhluk asing itu, diserang dengan sinar laser, untungnya dia berhasil selamat. Namun luka-luka yang dideritanya cukup serius, sekujur tubuhnya menderita luka bakar radiasi juga ada luka bekas tusukan. 
Tidak seperti di Negara lain, nampaknya UFO yang datang ‘berkunjung’ ke negeri ini nampaknya cukup ‘agresif’. Itu sebabnya sikap pemerintah Brasil pun cukup serius menanggani hal ini yakni dengan kekuatan militer. Untuk yang satu ini anda boleh percaya boleh tidak. Memang mirip film-film alien versi Hollywood.
Seperti misalnya, ketika dua alien dipergoki berada di kota Varginha pada 1996. Kasus ini sempat menggegerkan dan dipublikasikan ke seluruh dunia. Tapi hal itu dibantah keras oleh pemerintah, ada kesan sengaja menutup-tutupi hal tersebut. Padahal, konon, ada beberapa orang menjadi saksi mata peristiwa itu. Informasi yang beredar pun menjadi simpang-siur.
Wikipedia menjelaskan, ketika itu media massa mengungkapkan, makhluk aneh itu pertama kali terlihat oleh tiga orang perempuan; Liliane dan Valquíria Fatima Silva, dan Katia Andrade Xavier. Mereka melihat makhluk asing ini pada suatu sore pada 20 Januari 1996, tingginya 1,6 m, kepalanya besar dan tubuhnya sangat tipis, kulitnya coklat dan mata merah besar serta bau. Menurut ketiga gadis ini, makhluk asing itu terlihat lemah, seperti terluka atau sakit. 

Tampang mengerikan dari makhluk ini, membuat mereka lari pontang-panting, ketakutan. Kepada ibu mereka, dikatakan, mereka melihat setan, seraya menggambarkan makhluk mengerikan itu. Si ibu yang penasaran, mendatangi ‘TKP’, ternyata benar, makhluk itu masih ada di sana.
Setelah itu seperti sudah diduga, kota pun menjadi gempar, beredar kabar bahwa alien ada di kota mereka. Dua hari kemudian ada kabar beredar, alien ditemukan tergeletak di jalan, kemudian diangkut oleh truk militer dibawa ke rumah sakit militer untuk diteliti. 
Berbagai spekulasi muncul, namun menemui jalan buntu karena ‘tertutupnya’ akses informasi ini. Sampai akhirnya sebuah kesaksian muncul dari Vitorio Pacaccini, pengamat UFO Brasil. Pacaccini ditelevisi mengatakan, seorang pejabat pemerintah yang tidak mau disebutkan namanya, membenarkan peristiwa tersebut. 
Pacaccini mengatakan, orang pertama yang menemukan alien itu bukan tiga gadis itu, melainkan para petugas pemadam kebakaran. Ketika itu 20 Januari, sekelompok petugas pemadam kebakaran menemukan sekelompok anak laki-laki tengah melempari makhluk aneh itu. Petugas pemadam kebakaran itu lalu menangkap makhluk asing itu, kemudian di bawa pergi.
Sejak kejadian itu, kota Varginha menjadi sangat terkenal di dunia dan mendatangkan banyak wisatawan. Malah sekarang, program kepariwisataan ‘ET Tour’ menjadi salah satu andalanh kota ini dalam menggaet turis asing. Aneka souvenir berbentuk ‘ET” atau alien banyak dijual di sana. 
Namun kini pemerintah Brasil tidak lagi tertutup tentang fenomena UFO di negaranya. Malah pemerintah kini bersedia ‘membagi’ info rahasia tentang penampakan-penampakan UFO. Termasuk yang diungkap adalah data-data rahasia kejadian pada 19 Mei 1986 yang dikenal sebagai “Official UFO Night in Brazil”. 
Info itu dianggap sangat kuat karena ada puluhan saksi mata yang menyaksikan 21 objek aneh berbentuk lingkaran –diperkirakan masing-masing berdiameter 100 m, melayang di udara Brasil. Benda asing itu terdeteksi oleh para pilot sipil dan membuat lalu lintas udara terganggu, seperti Sao Paulo dan Rio de Janeiro. Kemudian beberapa pesawat pemburu, mirage F-5 mengejar UFO ini.
Menteri Pertahanan Udara, Brigadir Octavio Moreira mengungkapkan insiden tersebut secara terbuka di televise. Para pilot yang ikut ambil bagian dalam perburuan itu memberi keterangan tentang perburuan yang berlangsung beberapa jam itu. Ya, pemerintah Brasil memang telah terbuka untuk informasi UFO. Bagi masyarakat yang ingin melihatnya bisa mengakses di arsip nasional Brasil. Tahun 2004 lalu membentuk Brazilian Committee of UFO Researchers.
Menteri Pertahanan Udara, Brigadir  Octavio Moreira
Menteri Pertahanan Udara, Brigadir Octavio Moreira
Pada akhir Juli, ratusan makalah dari SIOANI (system resmi untuk investigasi unidentified aerial phenomenon) tentang penanganan militer terhadap fenomena UFO tahun 60-an dan 70-an, dilansir. SIOANI juga mengajak peneliti sipil untuk ikut ambil bagian dalam penyelidikan objek asing itu. Brasil adalah Negara pertama di dunia yang secara resmi dan terbuka mengakui realitas fenomena UFO, juga Negara pertama yang melakukan penelitian terhadap UFO secara terbuka. 

3.Rusia

Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga dibuat bingung dengan penampakan UFO. Selama masa perang dingin, kerap kali dua Negara, Rusia dan Amerika, bertikai soal adanya pesawat asing yang terbang melintas di wilayah mereka. Masing-masing menuduh telah membuat pesawat eksperimen berbentuk piring terbang. Tuduhan ini merujuk pada rumor Nazi yang membuat eksperimen piring terbang pada Perang Dunia ke-2. 
Bukan hanya Amerika, Soviet pun menuduh Cina membuat ‘UFO’ yang terbang di perbatasan kedua Negara (Cina-Rusia). Tapi tuduhan ini dibantah oleh Cina. Perbatasan kedua Negara (Rusia-Cina) yang dimaksud adalah pengunungan Altai yang selama ini dianggap sebagai salah satu daerah di dunia yang paling aktif aktivitas UFO. Kawasan pegunungan Altai adalah lokasi hutan belantara terpencil, di mana kebanyakan penampakan jarang dilaporkan dan juga hampir mustahil untuk dilakukan verifikasi. 
Konon, tahun 1968, UFO jatuh di sebuah hutan di wilayah kekuasaan 
 Uni Soviet. Mayat alien kabarnya sempat dikeluarkan dari pesawat dan  
diotopsi. Sayangnya info tentang ini sangat rahasia/sumber  
foto:http://www.zamandayolculuk.com/cetinbal/russiaufocrash.htm
Konon, tahun 1968, UFO jatuh di sebuah hutan di wilayah kekuasaan Uni Soviet. Mayat alien kabarnya sempat dikeluarkan dari pesawat dan diotopsi. Sayangnya info tentang ini sangat rahasia/sumber foto:http://www.zamandayolculuk.com/cetinbal/russiaufocrash.htm
Di sisi lain, pemerintah juga melakukan pengontrolan ketat tentang masalah ini, hal itu juga yang menjadi salah satu keprihatinan para pengamat UFO negeri itu. Tapi untungnya kondisi politik negeri itu berubah, Rusia menjadi lebih terbuka. Sejarah penampakan UFO di Rusia pun diungkap. Tahun 2009 lalu, angkatan laut Rusia mengungkapkan keberadaan UFO di wilayahnya pada masa Soviet. Dalam salah satu file diungkapkan, UFO pernah membayangi kapal selam Rusia yang akan naik ke permukaan. Ketika kapal selam naik, mereka melihat ‘kapal asing’ itu berada di langit, di atas mereka.
File lainnya– nah ini sungguh sulit dipercaya– nyaris seperti cerita fiksi di film-film. Tapi tidak, ini kisah nyata, setidaknya begitu yang diungkap file angkatan laut Rusia yang sekian lama ‘disembunyikan’ alias rahasia. Diungkapkan, penampakan UFO ini terjadi di dalam Danau Baikal, danau air tawar terbesar dan terdalam di dunia, pada tahun 1982. 
Danau Baikal di Rusia, di dalam danau laut tawar terbesar di dunia
  ini dikabarkan menjadi tempat pertempuran penyelam militer Soviet dan 
 alien, 1982. Dari tujuh penyelam, 3 tewas, 4 luka parah.
Danau Baikal di Rusia, di dalam danau laut tawar terbesar di dunia ini dikabarkan menjadi tempat pertempuran penyelam militer Soviet dan alien, 1982. Dari tujuh penyelam, 3 tewas, 4 luka parah.
Woww!! Mungkin, inilah salah satu kisah alien yang paling dramatis. Kita selama ini hanya tahu UFO terbang di langit, tapi ternyata mereka pun ada di dalam air. Penemuan itu sebenarnya tidak disengaja.
Ketika itu, tim penyelam militer sedang berlatih di danau terdalam di dunia itu. Tiba-tiba, saat mereka menyelam di kedalaman 50 meter, mereka melihat makluk asing mengenakan pakaian keperakan. Tujuh penyelam militer mengejar makhluk itu. Bisakah anda menduga apa yang terjadi??? 
Terjadi perkelahian hebat antara penyelam dan makhluk itu, hasilnya, tiga penyelam militer tewas, empat lainnya luka parah!!!! Sayang tidak dijelaskan bagaimana alien yang lolos, apakah penyelidikan dilanjutkan, kalau iya, apa hasilnya. Wahh..kalaupun ada penyelidikan lanjutan mungkin hasilnya masih rahasia, kalee ye..
Berdasarkan analisis data penampakan UFO, diketahui bahwa UFO menyukai air. Sebanyak 50 persen lebih penampakan UFO ini berkaitan dengan lautan juga danau. “Lima puluh persen penampakan UFO berhubungan dengan lautan dan 15% berhubungan dengan danau. Jadi total 75 % berhubungan dengan air,” ungkap Vladimir Azhazha, mantan perwira angkatan laut Rusia yang kini menjadi peneliti terkenal bidang UFO.
Pada suatu ketika, kapal selam nuklir Soviet dalam sebuah misi tempur di Samudra Pasific mendeteksi enam objek tak dikenal. Pengejaran dilakukan, kapten memerintahkan kapal selam naik ke permukaan mengikuti objek itu yang langsung naik ke udara dan terbang menjauh. Pengejaran ini pun gagal.

Pensiunan komandan kapal selam Rusia, Laksamana (pur) Yury Beketov bercerita tentang banyaknya kejadian misterius terjadi di kawasan Segitiga Bermuda. Misalnya, instrument kapal yang tiba tiba berfungsi tanpa alasan yang jelas, atau pada suatu ketika mendeteksi adanya gangguan kuat dari luar. Ia memperkirakan bisa jadi gangguan tersebut disengaja oleh UFO. 
“Dalam beberapa kesempatan instrumen memberi membaca benda-benda yang bergerak dengan kecepatan luar biasa. Perhitungan menunjukkan kecepatan sekitar 230 knot, 400 kilometer per jam. Kecepatan secepat itu biasanya pada permukaan datar. Rasanya seperti menantang hokum fisika. Hanya ada satu penjelasan tentang ini bahwa kemampuan makhluk yang melakukan ini jauh melampaui kita, ” jelas Beketov. 
Veteran angkatan laut, Kapten (pur) Igor Barklay mengatakan, UFO kerap muncul di lautan, atau di manapun armada NATO berada. Baik itu di Bahamas, Bermuda atau Puerto Rico. Namun yang paling sering adalah penampakan UFO di bagian terdalam dari Samudra Atlantik, midalnya di bagian selatan Segitiga Bermuda juga di kedalaman laut Karibia
4. Cina
Cina (dan daerah otonom Tibet) juga mempunyai catatan sejarah panjang tentang kehidupan makhluk asing dan penampakannya sejak ribuan tahun lalu di wilayahnya. Cerita-cerita dongeng kuno Cina mengungkap hal itu. Misalnya mitos yang berbicara tentang mesin terbang yang kadang disebut sebagai mutiara dari langit, kadang dibuat oleh manusia, namun lebih sering disebut dibuat oleh para dewa.
Beberapa pengamat UFO, khususnya Hartwig Hausdorf, telah berspekulasi bahwa banyak kisah dalam mitologi naga Cina merujuk pada makhluk asing. Misalnya kisah kaisar Cina yang naik kereta terbang yang ditarik oleh naga, atau kisah dewa-dewa yang turun dari langit menunggang naga. Bahkan kisah tentang seorang kaisar yang mencapai keabadian, dia diambil oleh naga dan diterbangka ke langit.
Analisa Hartwig Hausdorf mungkin terlalu jauh atau berlebihan, kita orang awam menjadi sulit memahaminya. Dia menghubungkan mitologi Cina dengan keberadaa alien. 
Ketika revolusi kebudayaan meletus di Cina, dimana terjadi pembungkaman terhadap warga sipil oleh rezim komunis, berbagai data maupun klaim seputar penampakan UFO mustahil didapat. Namun kini agaknya sikap pemerintah terhadap alien dan UFO sudah berubah. Kini penampakan UFO lebih terbuka dibicarakan, termasuk seputar penemuan-penemuan mereka.
Sebagaimana diketahui, Cina dikenal sebagai salah satu pusat peradaban kuno dunia. Itulah yang membuat Cina menjadi salah satu tempat ‘liburan’ alien paling favorit.
5. Meksiko
Meksiko pun dikenal sebagai salah satu hotspot UFO di bumi. Seperti Kanada, diduga, Meksiko pun menerima ‘limpahan UFO’ karena posisinya yang bersebelahan dengan Amerika Serikat. Tapi nampaknya Meksiko punya ‘daya tarik’ tersendiri bagi UFO. Kenapa? Karena alien suka bangunan-bangunan kuno, dan Meksiko ‘memenuhi syarat’ itu. 
1. Image made from a video shows unidentified flying objects in  
the skies over southern Campeche state filmed by Mexican Air Force  
pilots, in 2004. The tape shows the bright objects, some sharp points of
  light and others like large headlights, moving rapidly in what appears
  to be a late-evening sky.
1. Image made from a video shows unidentified flying objects in the skies over southern Campeche state filmed by Mexican Air Force pilots, in 2004. The tape shows the bright objects, some sharp points of light and others like large headlights, moving rapidly in what appears to be a late-evening sky.
Sebagaimana diketahui, Meksiko merupakan salah satu Negara yang kaya akan peninggalan masa lalu. Dan, boleh percaya atau tidak, seperti wisatawan umumnya, alien suka ‘menjelajah’ reruntuhan piramida di Meksiko.
6.Inggris dan Irlandia
Sepertinya Inggris/Irlandia masuk dalam ‘agenda kunjungan UFO’ setiap kali datang ke bumi. Ini terbukti dari sangat tingginya laporan tentang penampakan pesawat aneh ini setiap tahunnya. Khususnya di langit barat daya, dan yang berbatasan dengan Wales. 
Juga di Salisbury Plain, kawasan dataran tinggi kapur, selatan Inggris, yang diduga sebagai tempat favorit alien. Mungkin ini karena daerah kaya arkeologi , termasuk Stonehenge, jarang penduduk. Salah satu yang terkenal adalah adanya monument kuno Stonehenge di utara Salisbury.
Stonehenge merupakan ‘penghubung’ atau jalan ke dimensi lain,  
termasuk ke ‘dunia’ alien. Stonehenge  menjadi tempat ‘lalu lintas’ UFO 
 ke bumi.
Stonehenge merupakan ‘penghubung’ atau jalan ke dimensi lain, termasuk ke ‘dunia’ alien. Stonehenge menjadi tempat ‘lalu lintas’ UFO ke bumi.
Stonehenge merupakan suatu bangunan yang dibangun pada zaman Perunggu, dan Neolitikum. Usianya diperkirakan antara 2500 SM sampai 2000 SM. Ada cerita-cerita yang sulit dibuktikan, yakni, Stonehenge merupakan ‘penghubung’ atau jalan ke dimensi lain, termasuk ke ‘dunia’ alien. Stonehenge menjadi tempat ‘lalu lintas’ UFO ke bumi. (cerita yang nggak masuk akal..he..he)
Pada tahun 2008 lalu, Departemen Pertahanan Inggris merilis laporan 4000 halaman penyelidikan tentang UFO. MoD UFO menerima ribuan laporan tentang penampakan UFO, namun banyak yang tidak sempat diverifikasi karena waktu yang terbatas. Dari kasus-kasus yang sudah diperiksa, 80 persen bisa dijelaskan secara rasional, sementara 20 persen lainnya tidak terungkap alias misterius.
Salah satu laporan yang paling terkenal berkaitan dengan alien adalah yang terjadi tahun 1980 di hutan Rendlesham. Ketika itu personil RAF Woodbridge dikirim ke hutan untuk menyelidiki laporan tentang pesawat jatuh. Di sana mereka menemukan sebuah kapal asing kecil dengan kelap kelip lampu aneh yang bergerak di antara pepohonan. Menyeramkan! 
7.Kanada
Sebagai Negara tetangga Amerika, Kanada yang berada di sebelah utara AS juga termasuk salah satu Negara yang tersering dikunjungi UFO. Ada beberapa catatan menarik seputar penampakan UFO di negeri ini. Salah satu contohnya adalah kasus Stefan Michalak pada tahun 1967 yang mengklaim terkena buangan ‘kenalpot’ pesawat UFO sehingga menyebabkannya terkena radiasi. 
Lalu, pada tahun yang sama, dilaporkan, sebuah objek tak dikenal jatuh di perairan pelabuhan Nova Scotia, peristiwa itu kemudian dikenal dengan sebutan “Kanada Roswell”. Atas laporan itu dilakukan pencarian besar-besaran di sekitar pelabuhan, namun tidak ditemukan bukti-bukti atau tanda-tanda terjadinya kecelakaan ataupun benda aneh itu. Lalu muncul tuduhan bahwa Amerika telah melakukan pencarian diam-diam dan mengambil objek itu lebih dahulu. 
Lalu kenapa UFO mengunjungi Kanada? Ada dua alasan, pertama, mereka (UFO) hanya melewatinya dalam kunjungannya ke Amerika. Maklum, jarak AS dan Kanada ibarat ‘selemparan batu’ , keduanya memang tetangga dekat. Alasan kedua, UFO mungkin senang ‘menggoda’ kekonyolan polisi-polisi Kanada. (Alasan yang kedua ini ngawur yah!! He..he..red) 
8. Jerman
Beberapa penampakan UFO paling awal dari periode modern terjadi di langit Jerman pada Perang Dunia II. Ketika itu dikabarkan kalau para pilot pesawat tempur merasa aneh dan bingung, adanya ‘pesawat asing’ di antara mereka. UFO itu menampakkan diri di langit Jerman juga di Samudera Pacifik. Kaitannya dengan itu, sempat muncul rumors kalau piring terbang itu merupakan hasil eksperimen Jerman dengan maksud ‘mengelabui’ musuh atau pihak lain, bahwa mereka (Jerman) menjalin persekutuan/bekerjasama dengan kekuatan dunia lain.
9.Republik Perancis
Perancis termasuk Negara yang memiliki sejarah paling kaya tentang penampakan UFO yang dimulai (dikabarkan) sejak abad pertengahan. Bahkan pada tahun 2007 lalu, Pemerintah Perancis membuat sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap semua data-data UFO yang dimiliki, di antaranya merilis data-data penampakan UFO di masa lalu, sekarang bahkan masa depan. Data-data ini dapat diakses public, dengan harapan mendapat suatu penjelasan yang mereka (Perancis) tidak dapat, dari para pengamat UFO. 
10. Republik Indonesia
Indonesia termasuk paling sering mendapat kunjungan UFO dibanding banyak negara lain, itulah sebabnya negara ini diposisikan dalam urutan 10 negara tempat ‘berlibur’ Alien di bumi. Anda tentu tidak menyadari hal ini, tapi dari Indonesia dilaporkan angka penampakan UFO yang cukup tinggi setiap tahunnya. Bisa jadi ini ada juga kaitannya karena Indonesia memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.
Namun dari begitu banyak penampakan UFO itu, sayangnya, belum ada yang cukup menarik hinga terkenal di seluruh dunia. Kebanyakan adalah penampakan-penampakan biasa. Ohya, ada satu cerita penampakan yang cukup diingat. Konon, sebelum terjadinya tsunami dahsyat di Samudera Hindia pada 2004 lalu, sejumlah orang melaporkankan melihat UFO. Apakah itu merupakan pertanda bahwa ‘makhluk asing’ memberi peringatan bahwa akan terajadi peristiwa dahsyat itu?

Atlantis [Lengkap]


AtlantisAtalantis,[1] atau Atlantika[1] (bahasa YunaniἈτλαντὶς νῆσος, "pulau Atlas") adalah pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus danCritias.[2]
Dalam catatannya, Plato menulis bahwa Atlantis terhampar "di seberang pilar-pilar Herkules", dan memiliki angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra "hanya dalam waktu satu hari satu malam".
Atlantis umumnya dianggap sebagai mitos yang dibuat oleh Plato untuk mengilustrasikan teori politik. Meskipun fungsi cerita Atlantis terlihat jelas oleh kebanyakan ahli, mereka memperdebatkan apakah dan seberapa banyak catatan Plato diilhami oleh tradisi yang lebih tua. Beberapa ahli mengatakan bahwa Plato menggambarkan kejadian yang telah berlalu, seperti letusan Thera atau perang Troya, sementara lainnya menyatakan bahwa ia terinspirasi dari peristiwa kontemporer seperti hancurnya Helike tahun 373 SM atau gagalnya invasi Athena ke Sisilia tahun 415-413 SM.
Masyarakat sering membicarakan keberadaan Atlantis selama Era Klasik, namun umumnya tidak mempercayainya dan kadang-kadang menjadikannya bahan lelucon. Kisah Atlantis kurang diketahui pada Abad Pertengahan, namun, pada era modern, cerita mengenai Atlantis ditemukan kembali. Deskripsi Plato menginspirasikan karya-karya penulis zamanRenaissance, seperti "New Atlantis" karya Francis Bacon. Atlantis juga mempengaruhi literatur modern, dari fiksi ilmiah hingga buku komik danfilm. Namanya telah menjadi pameo untuk semua peradaban prasejarah yang maju (dan hilang).


Catatan Plato

Lukisan Plato.
Dua dialog Plato, Timaeus dan Critias, yang ditulis pada tahun 360 SM, berisi referensi pertama Atlantis. Plato tidak pernah menyelesaikan Critias karena alasan yang tidak diketahui; namun, ahli yang bernama Benjamin Jowett, dan beberapa ahli lain, berpendapat bahwa Plato awalnya merencanakan untuk membuat catatan ketiga yang berjudul HermocratesJohn V. Lucemengasumsikan bahwa Plato — setelah mendeskripsikan asal usul dunia dan manusia dalamTimaeus, dan juga komunitas sempurna Athena kuno dan keberhasilannya dalam mempertahankan diri dari serangan Atlantis dalam Critias — akan membahas strategi peradaban Helenik selama konflik mereka dengan bangsa barbar sebagai subyek diskusi dalamHermocrates.
Empat tokoh yang muncul dalam kedua catatan tersebut adalah politikus Critias dan Hermocratesdan juga filsuf Socrates dan Timaeus, meskipun hanya Critias yang berbicara mengenai Atlantis. Walaupun semua tokoh tersebut merupakan tokoh bersejarah (hanya tiga tokoh pertama yang dibawa),[3] catatan tersebut mungkin merupakan karya fiksi Plato. Dalam karya tertulisnya, Plato menggunakan dialog Socrates untuk mendiskusikan posisi yang saling berlawanan dalam hubungan prakiraan.
Terjemahan Latin Timaeus, dibuat padaabad pertengahan.

[sunting]Timaeus

Timaeus dimulai dengan pembukaan, diikuti dengan catatan pembuatan dan struktur alam semesta dan peradaban kuno. Dalam bagian pembukaan, Socrates merenungkan mengenai komunitas yang sempurna, yang dideskripsikan dalam Republic karya Plato, dan berpikir apakah ia dan tamunya dapat mengingat sebuah cerita yang mencontohkan peradaban seperti itu.
Pada buku Timaeus, Plato berkisah:
Di hadapan Selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan, Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam.[4]

[sunting]Critias

Poseidon karya Bronzino (1503–1572).
Critias menyebut kisah yang diduga sejarah yang akan memberikan contoh sempurna, dan diikuti dengan deskripsi Atlantis. Dalam catatannya, Athena kuno mewakili "komunitas sempurna" dan Atlantis adalah musuhnya, mewakili ciri sempurna sangat antitesis yang dideskripsikan dalamRepublic. Critias mengklaim bahwa catatannya mengenai Athena kuno dan Atlantis berhaluan dari kunjungan ke Mesir oleh penyair Athena, Solon pada abad ke-6 SM. Di Mesir, Solon bertemu pendeta dari Sais, yang menerjemahkan sejarah Athena kuno dan Atlantis, dicatat pada papiri di heroglif Mesir, menjadi bahasa Yunani. Menurut Plutarch, Solon bertemu dengan "Psenophis Heliopolis, dan Sonchis Saite, yang paling dipelajari dari semua pendeta" (Kehidupan Solon). Karena jarak 500 tahun lebih antara Plutarch dan peristiwa yang bersifat sebagai alasan atau dalih, dan karena informasi ini tidak ada pada Timaeus dan Critias, identifikasi ini dipertanyakan.
Menurut Critias, dewa Helenik membagi wilayah sehingga tiap dewa dapat memiliki; Poseidonmewarisi wilayah pulau Atlantis. Pulau ini lebih besar daripada Libya kuno dan Asia Kecil yang disatukan,[1] tetapi akan tenggelam karena gempa bumi dan menjadi sejumlah lumpur yang tak dapat dilewati, menghalangi perjalanan menyebrang samudra. Bangsa Mesir mendeskripsikan Atlantis sebagai pulau yang terletak kira-kira 700 kilometer, kebanyakan terdiri dari pegunungan di wilayah utara dan sepanjang pantai, dan melinkungi padang rumput berbentuk bujur di selatan "terbentang dalam satu arah tiga ribu stadia (sekitar 600 km), tetapi di tengah sekitar dua ribu stadia (400 km).
Wanita asli Atlantis bernama Cleito (putri dari Evenor dan Leucippe) tinggal disini. Poseidon jatuh cinta padanya, lalu memperistri gadis muda itu dan melahirkan lima pasang anak laki-laki kembar. Poseidon membagi pulau menjadi 10 wilayah yang masing-masing diserahkan pada 10 anak. Anak tertua, Atlas, menjadi raja atas pulau itu dan samudra disekitarnya (disebut Samudra Atlantik untuk menghormati Atlas). Nama "Atlantis" juga berasal dari namanya, yang berari "Pulau Atlas".
Poseidon mengukir gunung tempat kekasihnya tinggal menjadi istana dan menutupnya dengan tiga parit bundar yang lebarnya meningkat, bervariasi dari satu sampai tiga stadia dan terpisah oleh cincin tanah yang besarnya sebanding. Bangsa Atlantis lalu membangun jembatan ke arah utara dari pegunungan, membuat rute menuju sisa pulau. Mereka menggali kanal besar ke laut, dan di samping jembatan, dibuat gua menuju cincin batu sehingga kapal dapat lewat dan masuk ke kota di sekitar pegunungan; mereka membuat dermaga dari tembok batu parit. Setiap jalan masuk ke kota dijaga oleh gerbang dan menara, dan tembok mengelilingi setiap cincin kota. Tembok didirikan dari bebatuan merah, putih dan hitam yang berasal dari parit, dan dilapisi oleh kuningantimah dan orichalcum (perunggu atau kuningan).
Menurut Critias, 9.000 tahun sebelum kelahirannya, perang terjadi antara bangsa yang berada di luar Pilar-pilar Herkules (umumnya didugaSelat Gibraltar), dengan bangsa yang tinggal di dalam Pilar. Bangsa Atlantis menaklukan Libya sampai sejauh Mesir dan benua Eropa sampai sejauh Tirenia, dan menjadikan penduduknya budak. Orang Athena memimpin aliansi melawan kekaisaran Atlantis, dan sewaktu aliansi dihancurkan, Athena melawan kekaisaran Atlantis sendiri, membebaskan wilayah yang diduduki. Namun, nantinya, muncul gempa bumi dan banjir besar di Atlantis, dan hanya dalam satu hari satu malam, pulau Atlantis tenggelam dan menghilang.

[sunting]Catatan kuno lainnya

Selain Timaeus dan Critias, tidak terdapat catatan kuno mengenai Atlantis, yang berarti setiap catatan mengenai Atlantis lainnya berdasarkan dari catatan Plato.
Banyak filsuf kuno menganggap Atlantis sebagai kisah fiksi, termasuk (menurut StraboAristoteles. Namun, terdapat filsuf, ahli geografi dan sejarawan yang percaya akan keberadaan Atlantis.[5] Filsuf Crantor, murid dari murid Plato, Xenocrates, mencoba menemukan bukti keberadaan Atlantis. Karyanya, komentar mengenai Timaeus, hilang, tetapi sejarawan kuno lainnya, Proclus, melaporkan bahwa Crantor berkelana ke Mesir dan menemukan kolom dengan sejarah Atlantis tertulis dalam huruf heroglif.[6] Plato tidak pernah menyebut kolom tersebut. Menurut filsuf Yunani, Solon melihat kisah Atlantis dalam sumber yang berbeda yang dapat "diambil untuk diberikan".[7]
Bagian lain dari komentar abad ke-5 Proclus mengenai Timaeus memberi deskripsi geografi Atlantis. Menurut mereka, terdapat tujuh pulau di laut tersebut pada saat itu, tanah suci untuk Persephone, dan juga tiga lainnya dengan besar yang sangat besar, salah satunya tanah suci untuk Pluto, lainnya untuk Ammon, dan terakhir di antaranya untuk Poseidon, dengan luas ribuan stadia. Penduduknya—mereka menambah—memelihara ingatan dari nenek moyang mereka mengenai pulau besar Atlantis yang pernah ada dan telah berkuasa terhadap semua pulau di laut Atlantik dan suci untuk Poseidon. Kini, hal tersebut telah ditulis Marcellus dalam Aethiopica".[8] Marcellus masih belum diidentifikasi.
Sejarawan dan filsuf kuno lainnya yang mempercayai keberadaan Atlantis adalah Strabo dan Posidonius.[9]
Catatan Plato mengenai Atlantis juga telah menginspirasi beberapa imitasi parodik: hanya beberapa dekade setelah Timaeus dan Critias, sejarawan Theopompus dari Chios menulis mengenai wilayah yang disebut Meropis. Deskripsi wilayah ini ada pada Buku 8 Philippica, yang berisi dialog antara Raja Midas dan Silenus, teman dari Dionysus. Silenus mendeskripsikan Bangsa Meropid, ras manusia yang tumbuh dua kali dari ukuran tubuh biasa, dan menghuni dua kota di pulau Meropis (Cos?): Eusebes (Εὐσεβής, "kota Pious") dan Machimos (Μάχιμος, "kota-Pertempuran"). Ia juga melaporkan bahwa angkatan bersenjata sebanyak sepuluh juta tentara menyebrangi samudra untuk menaklukan Hyperborea, tetapi meninggalkan proposal ini ketika mereka menyadari bahwa bangsa Hyperborea adalah bangsa terberuntung di dunia. Heinz-Günther Nesselrath menyatakan bahwa cerita Silenus merupakan jiplakan dari kisah Atlantis, untuk alasan membongkar ide Plato untuk mengejek.[10]
Zoticus, seorang filsuf Neoplatonis pada abad ke-3, menulis puisi berdasarkan catatan Plato mengenai Atlantis.[11]
Sejarawan abad ke-4, Ammianus Marcellinus, berdasarkan karya Timagenes (sejarawan abad ke-1 SM) yang hilang, menulis bahwa Druiddari Galia mengatakan bahwa sebagian penduduk Galia bermigrasi dari kepulauan yang jauh. Catatan Ammianus dianggap oleh sebagian orang sebagai klaim bahwa ketika Atlantis tenggelam, penduduknya mengungsi ke Eropa Barat; tetapi Ammianus mengatakan bahwa “Drasidae (Druid) menyebut kembali bahwa sebagian dari penduduk merupakan penduduk asli, tetapi lainnya juga bermigrasi dari kepulauan dan wilayah melewati Rhine" (Res Gestae 15.9), tanda bahwa imigran datang ke Galia dari utara dan timur, tidak dari Samudra Atlantik.[12]
Risalah Ibrani mengenai perhitungan astronomi pada tahun 1378/79, yang merupakan parafrase karya Islam awal yang tidak diketahui, menyinggung mitologi Atlantis dalam diskusi mengenai penentuan titik nol kalkulasi garis bujur.[13]

[sunting]Catatan modern

Peta menunjukan wilayah kekuasaan Kekaisaran Atlantis. Peta dibuat oleh Ignatius L. Donnelly.
Novel Francis Bacon tahun 1627, The New Atlantis (Atlantis Baru), mendeskripsikan komunitas utopia yang disebut Bensalem, terletak di pantai barat Amerika. Karakter dalam novel ini memberikan sejarah Atlantis yang mirip dengan catatan Plato. Tidak jelas apakah Bacon menyebut Amerika Utara atau Amerika Selatan.
Novel Isaac Newton tahun 1728, The Chronology of the Ancient Kingdoms Amended (Kronologi Kerajaan Kuno Berkembang), mempelajari berbagai hubungan mitologi dengan Atlantis. [14]
Pada pertengahan dan akhir abad ke-19, beberapa sarjana Mesoamerika, dimulai dari Charles Etienne Brasseur de Bourbourg, dan termasuk Edward Herbert Thompson dan Augustus Le Plongeon, menyatakan bahwa Atlantis berhubungan dengan peradaban Maya dan Aztek.
Pada tahun 1882, Ignatius L. Donnellymempublikasikan Atlantis: the Antediluvian World. Karyanya menarik minat banyak orang terhadap Atlantis. Donnelly mengambil catatan Plato mengenai Atlantis dengan serius dan menyatakan bahwa semua peradaban kuno yang diketahui berasal dari kebudayaan Neolitik tingginya.
Selama akhir abad ke-19, ide mengenai legenda Atlantis digabungkan dengan cerita-cerita "benua hilang" lainnya, seperti Mu dan LemuriaHelena Blavatsky, "Nenek Pergerakan Era Baru", menulis dalam The Secret Doctrine (Doktrin Rahasia), bahwa bangsa Atlantis adalah pahlawan budaya (kontras pada Plato yang mendeskripsikan mereka sebagai masalah militer), dan "Akar Ras" ke-4, yang diteruskan oleh "Ras Arya". Rudolf Steiner menulis evolusi budaya Mu atau Atlantis. Edgar Cayce, pertama kali menyebut Atlantis tahun 1923,[15] dan nantinya menjelaskan bahwa lokasi Atlantis berada di Karibia, dan menyatakan bahwa Atlantis adalah peradaban berevolusi tinggi kuno, kini telah tenggelam, yang memiliki kapal dan pesawat tempur menggunakan energi dalam bentuk kristal energi misterius. Ia juga memprediksi bahwa sebagian dari Atlantis akan naik ke permukaan tahun 1968 atau 1969. Jalan Bimini, yang ditemukan oleh Dr.J Manson Valentine, merupakan formasi batu tenggelam yang terlihat seperti jalan di sebelah utara Kepulauan Bimini Utara. Jalan ini ditemukan pada tahun 1968 dan diklaim sebagai bukti peradaban yang hilang dan kini masih diteliti.
Telah diklaim bahwa sebelum era Eratosthenes tahun 250 SM, penulis Yunani menyatakan bahwa lokasi Pilar-pilar Herkules berada di Selat Sisilia, namun tidak terdapat bukti yang cukup untuk membuktikan hal tersebut. Menurut Herodotus (circa 430 SM), ekspedisi Finisi telah berlayar mengitari Afrika atas perintah firaun Necho, berlayar ke selatan Laut Merah dan Samudera Hindia dan bagian utara di Atlantik, memasuki kembali Laut Tengah melalui Pilar Hercules. Deskripsinya di Afrika barat laut menjelaskan bahwa ia melokasikan Pilar Hercules dengan tepat di tempat pilar Hercules berada saat ini. Kepercayaan bahwa pilar Hercules yang telah diletakan di Selat Sisilia menurut Eratosthenes, telah dikutip dalam beberapa teori Atlantis.

[sunting]Ide Nasionalis

Konsep Atlantis menarik perhatian teoris Nazi. Pada tahun 1938, Heinrich Himmler mengorganisir pencarian di Tibet untuk menemukan sisa bangsa Atlantis putih. Menurut Julius Evola (Revolt Against the Modern World, 1934), bangsa Atlantis adalah manusia super (ÜbermenschHyperborea—Nordik yang berasal dari Kutub Utara (lihat Thule). Alfred Rosenberg (The Myth of the Twentieth Century, 1930) juga berbicara mengenai kepala ras "Nordik-Atlantis" atau "Arya-Nordik".

[sunting]Hipotesa terkini

Dengan teori continental drift secara luas diterima selama tahun 1960-an, kebanyakan teori "Benua Hilang" Atlantis mulai menyusut popularitasnya. Beberapa teoris terkini mengusulkan bahwa elemen cerita Plato berasal dari mitologi awal.

[sunting]Hipotesa lokasi

Citra satelit Santorini dari udara. Tempat ini merupakan salah satu dari banyak tempat yang diduga sebagai lokasi Atlantis.
Sejak Donnelly, terdapat lusinan - bahkan ratusan - usulan lokasi Atlantis. Beberapa hipotesis merupakan hipotesis arkeologi atau ilmiah, sementara lainnya berdasarkan fisika atau lainnya. Banyak tempat usulan yang memiliki kemiripan karakteristik dengan kisah Atlantis (air, bencana besar, periode waktu yang relevan), tetapi tidak ada yang berhasil dibuktikan sebagai kisah sejarah Atlantis yang sesungguhnya.
Kebanyakan lokasi yang diusulkan berada atau di sekitar Laut Tengah. Pulau seperti Sardinia,Kreta dan SantoriniSisiliaSiprus dan Malta; kota seperti TroyaTartessos, dan Tantalus (di provinsi Manisa), Turki; dan Israel-Sinai atau KanaanLetusan Thera besar pada abad ke-17 atau ke-16 SM menyebabkan tsunami besar yang diduga para ahli menghancurkan peradaban Minoa di sekitar pulau Kreta yang semakin meningkatkan kepercayaan bahwa bencana ini mungkin merupakan bencana yang menghancurkan Atlantis.[16] Terdapat wilayah di Laut Hitam yang diusulkan sebagai lokasi Atlantis: Bosporus dan Ancomah (tempat legendaris di dekat Trabzon). Sekitar Laut Azov diusulkan sebagai lokasi lainnya tahun 2003.[17] A. G. Galanopoulos menyatakan bahwa skala waktu telah berubah akibat kesalahan penerjemahan, kemungkinan kesalahan penerjemahan bahasa Mesir ke Yunani; kesalahan yang sama akan mengurangi besar Kerajaan Atlantis Plato menjadi sebesar pulau Kreta, yang meninggalkan kota dengan ukuran kawah Thera. 900 tahun sebelum Solon merupakan abad ke-15 SM.[18]
Beberapa hipotesis menyatakan Atlantis berada pada pulau yang telah tenggelam di Eropa Utara, termasuk Swedia (oleh Olof Rudbeck di Atland, 1672–1702), atau di Laut Utara. Beberapa telah mengusulkan Al-Andalus atau Irlandiasebagai lokasi.[19] Kepulauan Canary juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, sebelah barat selat Gibraltar tetapi dekat dengan Laut Tengah. Berbagai kepulauan di Atlantik juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, terutama Kepulauan Azores. Pulau Spartel yang telah tenggelam di selat Gibraltar juga telah diusulkan.[20]
AntarktikaIndonesia, dibawah Segitiga Bermuda,[21] dan Laut Karibia telah diusulkan sebagai lokasi Atlantis. Kisah benua "Kumari Kandam" yang hilang di India telah menginspirasi beberapa orang untuk menggambarkannya secara paralel dengan Atlantis. MenurutIgnatius L. Donnelly dalam bukunya, Atlantis: The Antediluvian World, terdapat hubungan antara Atlantis dan Aztlan (tempat tinggal nenek moyang suku Aztek). Ia mengklaim bahwa suku Aztek menunjuk ke timur Karibia sebagai bekas lokasi Aztlan.
Lokasi yang diduga sebagai lokasi Atlantis adalah: